Nilai Beli Beras Medium= 10.980 ( Rp / kg )  Gula Pasir= 14.182 ( Rp / kg )  Minyak Goreng Curah= 11.332 ( Rp / kg )  Tepung Terigu= 8.273 ( Rp / kg )  Kedelai lokal= 10.000 ( Rp / kg )  Kedelai Impor= 11.200 ( Rp / kg )  Daging Sapi= 117.273 ( Rp / kg )  Daging Ayam Broiler= 30.426 ( Rp / kg )  Telur Ayam Ras= 22.091 ( Rp / kg )  Cabe Merah Keriting= 27.818 ( Rp / kg )  Cabe Merah Biasa= 29.727 ( Rp / kg )  Bawang Merah = 28.091 ( Rp / kg )  Beras Medium= 10.980 ( Rp / kg )  Nilai Jual Beras Medium= 10.659 ( Rp / kg )  Gula Pasir= 13.009 ( Rp / kg )  Minyak Goreng Curah= 11.412 ( Rp / kg )  Tepung Terigu= 9.106 ( Rp / kg )  Kedelai lokal= 10.749 ( Rp / kg )  Kedelai Impor= 10.718 ( Rp / kg )  Daging Sapi= 116.518 ( Rp / kg )  Daging Ayam Broiler= 30.653 ( Rp / kg )  Telur Ayam Ras= 22.602 ( Rp / kg )  Cabe Merah Keriting= 30.050 ( Rp / kg )  Cabe Merah Biasa= 28.349 ( Rp / kg )  Bawang Merah = 26.972 ( Rp / kg )  Beras Medium= 10.659 ( Rp / kg ) 

Kalender Agenda

<<  September 2017  >>
 Mon  Tue  Wed  Thu  Fri  Sat  Sun 
      1  2  3
  4  5  6  7  8  910
11121314151617
18192021222324
252627282930 

Agenda Kegiatan

Tabel Ekspor-Impor

Data Nasional
Data Jawa Timur
Eror
  • JHTMLBehavior::caption not supported.
  • JFolder::create: Could not create directory
  • JFolder::create: Could not create directory
  • JFolder::create: Could not create directory
  • JHTML::date not supported.
  • JHTML::date not supported.
  • JHTML::date not supported.
  • JHTML::date not supported.
  • JHTML::date not supported.
  • JHTMLIcon::email not supported.
  • JHTMLIcon::print_popup not supported.
  • JHTMLIcon::pdf not supported.
  • JHTMLBehavior::mootools not supported.

Rokok Indonesia Masih Mengandalkan Tembakau Impor

There are no translations available.

http://www.suarasurabaya.net/_watermark/createimage_small.php?d=kk&c=berita&b=201507&a=155259&angka=10

Pemerintah Jawa Timur optimis petani tembakau mampu memproduksi tembakau virginia setara dengan kebutuhan tembakau seluruh perusahaan rokok di Indonesia. Selama ini, Indonesia memang masih mengandalkan tembakau impor yang mencapai 150 ribu ton pertahun.

"Secara nasional produk kita belum sampai 200 ribu ton padahal kebutuhannya hampir 300 ribu ton tembakau sehingga memang harus impor," kata Samsul Arifin, Kepala Dinas Perkebunan Pemerintah Jawa Timur, di sela-sela bertemu dengan perwakilan petani tembakau di Grahadi, Selasa (7/7/2015).

Untuk lokal Jawa Timur, produksi tembakau tahun ini masih mencapai 90 ribu ton atau meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 73 ribu ton pertahun. Dari total ini, 70 persen di antaranya adalah tembakau virginia yang merupakan tembakau pokok untuk memenuhi kebutuhan industri rokok.

"Kalau untuk industri rokok di Jatim kita bisa, tapi kalau industri nasional belum bisa mencukupi," ujarnya. Meski begitu, petani, kata dia, sebenarnya masih bisa meningkatkan produksi jika mendapatkan berbagai kemudahan dari pemerintah. Kemudahan di antaranya dengan penyediaan bibit murah serta bantuan permodalan.

Di Jawa Timur sendiri, selama ini petani tembakau mampu menghasilkan tiga jenis tembakau yaitu virginia dengan kadar low nikotin kurang dari dua persen; lantas tembakau menengah dengan kadar nikotin antara 2-3 persen; dan tembakau khusus dengan nikotin tinggi misalnya tembakau Jawa serta tembakau Naos yang memang khusus untuk cerutu.

Sementara itu, untuk meningkatkan produktifitas tembakau, Soekarwo menjanjikan adanya bantuan permodalan bagi para petani melalui Bank Tani.

"Kita memang berkepentingan untuk menjadikan Jatim itu sebagai pusatnya tembakau low nikotin, dan saya kira ini akan bisa dilakukan sehingga ketergantungan pada impor tembakau bisa dikurangi," kata dia.

www.suarasurabaya.net