Nilai Beli Beras Medium= 10.980 ( Rp / kg )  Gula Pasir= 14.182 ( Rp / kg )  Minyak Goreng Curah= 11.332 ( Rp / kg )  Tepung Terigu= 8.273 ( Rp / kg )  Kedelai lokal= 10.000 ( Rp / kg )  Kedelai Impor= 11.200 ( Rp / kg )  Daging Sapi= 117.273 ( Rp / kg )  Daging Ayam Broiler= 30.426 ( Rp / kg )  Telur Ayam Ras= 22.091 ( Rp / kg )  Cabe Merah Keriting= 27.818 ( Rp / kg )  Cabe Merah Biasa= 29.727 ( Rp / kg )  Bawang Merah = 28.091 ( Rp / kg )  Beras Medium= 10.980 ( Rp / kg )  Nilai Jual Beras Medium= 10.659 ( Rp / kg )  Gula Pasir= 13.009 ( Rp / kg )  Minyak Goreng Curah= 11.412 ( Rp / kg )  Tepung Terigu= 9.106 ( Rp / kg )  Kedelai lokal= 10.749 ( Rp / kg )  Kedelai Impor= 10.718 ( Rp / kg )  Daging Sapi= 116.518 ( Rp / kg )  Daging Ayam Broiler= 30.653 ( Rp / kg )  Telur Ayam Ras= 22.602 ( Rp / kg )  Cabe Merah Keriting= 30.050 ( Rp / kg )  Cabe Merah Biasa= 28.349 ( Rp / kg )  Bawang Merah = 26.972 ( Rp / kg )  Beras Medium= 10.659 ( Rp / kg ) 

Kalender Agenda

<<  September 2017  >>
 Mon  Tue  Wed  Thu  Fri  Sat  Sun 
      1  2  3
  4  5  6  7  8  910
11121314151617
18192021222324
252627282930 

Agenda Kegiatan

Tabel Ekspor-Impor

Data Nasional
Data Jawa Timur
Eror
  • JHTMLBehavior::caption not supported.
  • JFolder::create: Could not create directory
  • JFolder::create: Could not create directory
  • JFolder::create: Could not create directory
  • JHTML::date not supported.
  • JHTML::date not supported.
  • JHTML::date not supported.
  • JHTML::date not supported.
  • JHTML::date not supported.
  • JHTMLIcon::email not supported.
  • JHTMLIcon::print_popup not supported.
  • JHTMLIcon::pdf not supported.
  • JHTMLBehavior::mootools not supported.

Kemenperin Targetkan Kuasai Ekspor Otomotif di ASEAN

There are no translations available.

http://assets2.jpnn.com/picture/normal/20150706_202117/202117_530258_otomotif_mobil_fajar.jpg

Pemerintah bertekad menyalip Thailand dalam produksi serta ekspor kendaraan roda empat. Selain itu, pemerintah juga ingin memperkuat daya saing industri otomotif nasional agar tidak tergerus produk impor.

Menteri Perindustrian Saleh Husin mengungkapkan, kedua hal itu sekaligus untuk memenangi persaingan menjelang pemberlakuan Masyarakat Ekonomi Asean akhir 2015 nanti.

"Indonesia telah mampu menjadi negara produsen otomotif ke dua terbesar di ASEAN setelah Thailand. Indonesia harus bisa menyalip karena industri dalam negeri mampu serta pasar ekspor dan domestik yang besar," kata Saleh di Jakarta, Senin (6/7).

Dia menambahkan, Thailand saat ini sudah mampu memproduksi sekitar 2,5 juta kendaraan per tahun. Dari jumlah itu, sebanyak 50 persen diekspor. Sementara, Indonesia mengekor dengan kemampuan produksi 1,2 juta unit per tahun dan masih berorientasi pasar domestik.

Potensi pasar domestik ditopang populasi kelas menengah. Menurut data AC Nielsen pada 2013, tingkat pertumbuhan jumlah penduduk dengan kategori Middle Class di ASEAN tahun 2012-2020 sebesar 110,5 persen. Sementara, Indonesia mencapai 174 persen atau yang tertinggi di antara seluruh negara ASEAN.

"Hal ini mengindikasikan permintaan kendaraan bermotor dalam negeri akan semakin meningkat. Sekaligus mengubah paradigma menjadi pengekspor dan jadi salah satu basis produk otomotif di ASEAN dan dunia," tandas Saleh.

www.jpnn.com