Nilai Beli Beras Medium= 10.980 ( Rp / kg )  Gula Pasir= 14.182 ( Rp / kg )  Minyak Goreng Curah= 11.332 ( Rp / kg )  Tepung Terigu= 8.273 ( Rp / kg )  Kedelai lokal= 10.000 ( Rp / kg )  Kedelai Impor= 11.200 ( Rp / kg )  Daging Sapi= 117.273 ( Rp / kg )  Daging Ayam Broiler= 30.426 ( Rp / kg )  Telur Ayam Ras= 22.091 ( Rp / kg )  Cabe Merah Keriting= 27.818 ( Rp / kg )  Cabe Merah Biasa= 29.727 ( Rp / kg )  Bawang Merah = 28.091 ( Rp / kg )  Beras Medium= 10.980 ( Rp / kg )  Nilai Jual Beras Medium= 10.659 ( Rp / kg )  Gula Pasir= 13.009 ( Rp / kg )  Minyak Goreng Curah= 11.412 ( Rp / kg )  Tepung Terigu= 9.106 ( Rp / kg )  Kedelai lokal= 10.749 ( Rp / kg )  Kedelai Impor= 10.718 ( Rp / kg )  Daging Sapi= 116.518 ( Rp / kg )  Daging Ayam Broiler= 30.653 ( Rp / kg )  Telur Ayam Ras= 22.602 ( Rp / kg )  Cabe Merah Keriting= 30.050 ( Rp / kg )  Cabe Merah Biasa= 28.349 ( Rp / kg )  Bawang Merah = 26.972 ( Rp / kg )  Beras Medium= 10.659 ( Rp / kg ) 

Kalender Agenda

<<  September 2017  >>
 Mon  Tue  Wed  Thu  Fri  Sat  Sun 
      1  2  3
  4  5  6  7  8  910
11121314151617
18192021222324
252627282930 

Agenda Kegiatan

Tabel Ekspor-Impor

Data Nasional
Data Jawa Timur
Eror
  • JHTMLBehavior::caption not supported.
  • JFolder::create: Could not create directory
  • JFolder::create: Could not create directory
  • JFolder::create: Could not create directory
  • JHTML::date not supported.
  • JHTML::date not supported.
  • JHTML::date not supported.
  • JHTML::date not supported.
  • JHTML::date not supported.
  • JHTMLIcon::email not supported.
  • JHTMLIcon::print_popup not supported.
  • JHTMLIcon::pdf not supported.
  • JHTMLBehavior::mootools not supported.

Kerupuk Puli Sidoarjo Tembus Pasar Internasional

There are no translations available.

Industri rumahan berupa kerupuk puli yang ada di Desa Tambak Sumur, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur berhasil menembus pasar internasional seperti Malaysia dan juga beberapa pulau di Indonesia Timur.

Salah seorang perajin kerupuk puli asal Desa Tambak Sumur, Mariono, Kamis, mengatakan, saat ini barang hasil produksi miliknya banyak yang dikirim ke kawasan Indonesia Timur.

"Kalau untuk negara Malaysia memang sudah dikirimkan melalui saudara saya yang ada di Kediri. Sementara saya sendiri mengirimkan ke beberapa wilayah di Indonesia timur," katanya.

Ia mengatakan, beberapa wilayah yang menjadi daerah tujuannya yaitu di Papua, Kalimantan, Sulawesi dan juga di beberapa wilayah lain.

"Dalam sehari kami mampu mengolah bahan kerupuk seberat satu sampai dengan dua kuintal untuk dijadikan kerupuk puli," katanya.

Ia mengatakan, kerupuk puli buatannya ini memang berbeda dengan kerupuk puli yang dihasilkan di beberapa daerah lainnya seperti di Magetan dan juga di Madiun, Jawa Timur.

"Untuk bahan dasar kerupuk puli kami ini berbahan dasar tepung tapioka dan juga tepung terigu bukan berbahan dasar nasi seperti umumnya, sehingga hasilnya lebih halus," katanya.

Ia mengatakan, kerupuku puli buatannya ini memang diproduksi menggunakan tenaga manual bukan dengan mesin sehingga jumlah yang diproduksi masih sangat terbatas.

"Dulu memang ada pendampingan dari pemerintah kabupaten namun itu hanya berlangsung sesaat dan tidak begitu memberikan dampak yang berarti," katanya.

Ia mengatakan, sebaiknya pemerintah memberikan perhatian serius kepada perajin kerupuk yang ada di wilayah ini mengingat sebentar lagi sudah diberlakukan pasar bebas Masyarakat Ekonomi ASEAN atau MEA.

"Kami berharap pemerintah memberikan bantuan berupa pemasaran produk dan juga memberikan bantuan permodalan yang lebih baik lagi," katanya

www.antarajatim.com