Nilai Beli Beras Medium= 10.980 ( Rp / kg )  Gula Pasir= 14.182 ( Rp / kg )  Minyak Goreng Curah= 11.332 ( Rp / kg )  Tepung Terigu= 8.273 ( Rp / kg )  Kedelai lokal= 10.000 ( Rp / kg )  Kedelai Impor= 11.200 ( Rp / kg )  Daging Sapi= 117.273 ( Rp / kg )  Daging Ayam Broiler= 30.426 ( Rp / kg )  Telur Ayam Ras= 22.091 ( Rp / kg )  Cabe Merah Keriting= 27.818 ( Rp / kg )  Cabe Merah Biasa= 29.727 ( Rp / kg )  Bawang Merah = 28.091 ( Rp / kg )  Beras Medium= 10.980 ( Rp / kg )  Nilai Jual Beras Medium= 10.659 ( Rp / kg )  Gula Pasir= 13.009 ( Rp / kg )  Minyak Goreng Curah= 11.412 ( Rp / kg )  Tepung Terigu= 9.106 ( Rp / kg )  Kedelai lokal= 10.749 ( Rp / kg )  Kedelai Impor= 10.718 ( Rp / kg )  Daging Sapi= 116.518 ( Rp / kg )  Daging Ayam Broiler= 30.653 ( Rp / kg )  Telur Ayam Ras= 22.602 ( Rp / kg )  Cabe Merah Keriting= 30.050 ( Rp / kg )  Cabe Merah Biasa= 28.349 ( Rp / kg )  Bawang Merah = 26.972 ( Rp / kg )  Beras Medium= 10.659 ( Rp / kg ) 

Kalender Agenda

<<  September 2017  >>
 Mon  Tue  Wed  Thu  Fri  Sat  Sun 
      1  2  3
  4  5  6  7  8  910
11121314151617
18192021222324
252627282930 

Agenda Kegiatan

Tabel Ekspor-Impor

Data Nasional
Data Jawa Timur
Eror
  • JHTMLBehavior::caption not supported.
  • JFolder::create: Could not create directory
  • JFolder::create: Could not create directory
  • JFolder::create: Could not create directory
  • JHTML::date not supported.
  • JHTML::date not supported.
  • JHTML::date not supported.
  • JHTML::date not supported.
  • JHTML::date not supported.
  • JHTMLIcon::email not supported.
  • JHTMLIcon::print_popup not supported.
  • JHTMLIcon::pdf not supported.
  • JHTMLBehavior::mootools not supported.

Pemprov Jatim Siapkan Perizinan "Online" Kepabeanan

There are no translations available.

http://antarajatim.com/UserFiles/imageberita/0a2cc87a3e6078ce10e4bb670721e500.jpg

Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan sistem perizinan secara "online" atau dalam jaringan terkait kepabeanan, ekspor maupun impor,dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015.

"Sistem ini nantinya adalah sistem yang terintegrasi secara menyeluruh, utamanya untuk masalah kepabeanan dan ekspor impor," ujar Gubernur Jawa Timur Soekarwo di Surabaya, Rabu.

Menurut dia, sistem ini penting dilakukan sebagai kebijakan untuk membatasi banyaknya barang dari luar negeri yang masuk ke Jatim, sekaligus melindungi konsumen lokal.

Perwujudan sistem ini, kata Soekarwo, tidak mudah karena tidak menutup kemungkinan timbul sejumlah masalah saat pemakaiannya.

Karena itulah pihaknya akan membentuk tim kecil antara Pemprov Jatim dan Kanwil Bea Cukai Tanjung Perak untuk membahas teknis dan detail pembuatan sistem yang dikenal dengan sebutan "Single window" tersebut.

"Saat ini masih mencari bentuk sistem yang akan dibuat. Menuju 'paperless; memang membutuhkan proses," kata gubernur yang akrab disapa Pakde Karwo itu.

Kemudian, lanjut dia, fungsi pemeriksaan atau keamanan harus dijalankan saat pra, bukan setelahnya, baik untuk impor maupun ekspor agar tercipta kenyamanan, baik pihak bea cukai, kepolisian, maupun pemangku kebijakan.

"Ini merupakan konsep baru yang bisa memberikan kepastian pada semua pihak terkait," ucap birokrat yang juga politisi tersebut.

Tidak itu saja, desain infrastruktur teknologi informasi perlu memperhatikan kepentingan semua pihak yang berkepentingan dengan kepabeanan dan menjadikan sistem pemantau handal.

"Semua hal harus mampu dikompromikan sehingga sistem yang dibangun bisa lebih terintegrasi. Banyak sektor kuat di dalam urusan kepabeanan dan ekspor impor," tukasnya.

Ia menambahkan, aplikasi itu nantinya bisa beradaptasi dengan program "Indonesian National Single Window" (INSW) yang sudah diterapkan sejak 2008.

www.antarajatim.com