Nilai Beli Beras Medium= 10.980 ( Rp / kg )  Gula Pasir= 14.182 ( Rp / kg )  Minyak Goreng Curah= 11.332 ( Rp / kg )  Tepung Terigu= 8.273 ( Rp / kg )  Kedelai lokal= 10.000 ( Rp / kg )  Kedelai Impor= 11.200 ( Rp / kg )  Daging Sapi= 117.273 ( Rp / kg )  Daging Ayam Broiler= 30.426 ( Rp / kg )  Telur Ayam Ras= 22.091 ( Rp / kg )  Cabe Merah Keriting= 27.818 ( Rp / kg )  Cabe Merah Biasa= 29.727 ( Rp / kg )  Bawang Merah = 28.091 ( Rp / kg )  Beras Medium= 10.980 ( Rp / kg )  Nilai Jual Beras Medium= 10.659 ( Rp / kg )  Gula Pasir= 13.009 ( Rp / kg )  Minyak Goreng Curah= 11.412 ( Rp / kg )  Tepung Terigu= 9.106 ( Rp / kg )  Kedelai lokal= 10.749 ( Rp / kg )  Kedelai Impor= 10.718 ( Rp / kg )  Daging Sapi= 116.518 ( Rp / kg )  Daging Ayam Broiler= 30.653 ( Rp / kg )  Telur Ayam Ras= 22.602 ( Rp / kg )  Cabe Merah Keriting= 30.050 ( Rp / kg )  Cabe Merah Biasa= 28.349 ( Rp / kg )  Bawang Merah = 26.972 ( Rp / kg )  Beras Medium= 10.659 ( Rp / kg ) 

Kalender Agenda

<<  September 2017  >>
 Mon  Tue  Wed  Thu  Fri  Sat  Sun 
      1  2  3
  4  5  6  7  8  910
11121314151617
18192021222324
252627282930 

Agenda Kegiatan

Tabel Ekspor-Impor

Data Nasional
Data Jawa Timur
Eror
  • JHTMLBehavior::caption not supported.
  • JFolder::create: Could not create directory
  • JFolder::create: Could not create directory
  • JFolder::create: Could not create directory
  • JHTML::date not supported.
  • JHTML::date not supported.
  • JHTML::date not supported.
  • JHTML::date not supported.
  • JHTML::date not supported.
  • JHTMLIcon::email not supported.
  • JHTMLIcon::print_popup not supported.
  • JHTMLIcon::pdf not supported.
  • JHTMLBehavior::mootools not supported.

Pemerintah cabut izin importir nakal pembocor gula rafinasi

There are no translations available.

Pemerintah cabut izin importir nakal pembocor gula rafinasi

Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengancam akan mencabut izin impor jika ditemukan importir yang melakukan praktik perembesan gula rafinasi ke pasar.

Kebijakan tersebut lebih berat jika dibandingkan dengan sanksi yang diberikan tahun lalu yakni hanya pengurangan kuota impor raw sugar bagi importir nakal.

"Ini lebih berat, kita cabut. Kalau sudah dicabut berarti tidak boleh lagi (impor gula rafinasi), selamanya. Surat Mendag Nomor 111 Tahun 2009 yang memberikan kesempatan menjual melalui distributor, itu kan dicabut, sudah tidak boleh lagi," ujar Dirjen Perdagangan Luar Negeri Partogi Pangaribuan di kantor Kemendag, Jakarta Pusat, Selasa (6/1).

Untuk diketahui, Kementerian Perdagangan telah mengumumkan hasil verifikasi terhadap penyaluran gula rafinasi 2014. Hasil verifikasi tersebut menyebutkan bahwa jumlah gula rafinasi yang disalurkan oleh 11 produsen pada periode Januari-Juli 2014 sebesar 1,7 juta ton.

Dari jumlah tersebut, jumlah yang disalurkan kepada industri makanan dan minuman sebesar 1,588 juta ton (88,84 persen), sedangkan sisanya sebesar 199,5 ribu ton (11,16 persen) terindikasi tidak sesuai peruntukan atau merembes ke pasar.

Kemendag juga telah melayangkan surat kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan daerah untuk melakukan evaluasi terhadap masuknya gula mentah atau raw sugar melalui importir atau industri pengolah gula rafinasi.

"Kita tunggu mereka panggil importirnya dulu untuk evaluasi. Kadang-kadang kan juga ada yang salah catat, atau macam-macam. Tentu kan kita memberikan hukuman kepada importir, tak boleh gegabah. Mereka kan juga menggerakkan ekonomi kita," ucap Partogi.

www.merdeka.com