Nilai Beli Beras Medium= 10.980 ( Rp / kg )  Gula Pasir= 14.182 ( Rp / kg )  Minyak Goreng Curah= 11.332 ( Rp / kg )  Tepung Terigu= 8.273 ( Rp / kg )  Kedelai lokal= 10.000 ( Rp / kg )  Kedelai Impor= 11.200 ( Rp / kg )  Daging Sapi= 117.273 ( Rp / kg )  Daging Ayam Broiler= 30.426 ( Rp / kg )  Telur Ayam Ras= 22.091 ( Rp / kg )  Cabe Merah Keriting= 27.818 ( Rp / kg )  Cabe Merah Biasa= 29.727 ( Rp / kg )  Bawang Merah = 28.091 ( Rp / kg )  Beras Medium= 10.980 ( Rp / kg )  Nilai Jual Beras Medium= 10.659 ( Rp / kg )  Gula Pasir= 13.009 ( Rp / kg )  Minyak Goreng Curah= 11.412 ( Rp / kg )  Tepung Terigu= 9.106 ( Rp / kg )  Kedelai lokal= 10.749 ( Rp / kg )  Kedelai Impor= 10.718 ( Rp / kg )  Daging Sapi= 116.518 ( Rp / kg )  Daging Ayam Broiler= 30.653 ( Rp / kg )  Telur Ayam Ras= 22.602 ( Rp / kg )  Cabe Merah Keriting= 30.050 ( Rp / kg )  Cabe Merah Biasa= 28.349 ( Rp / kg )  Bawang Merah = 26.972 ( Rp / kg )  Beras Medium= 10.659 ( Rp / kg ) 

Kalender Agenda

<<  September 2017  >>
 Mon  Tue  Wed  Thu  Fri  Sat  Sun 
      1  2  3
  4  5  6  7  8  910
11121314151617
18192021222324
252627282930 

Agenda Kegiatan

Tabel Ekspor-Impor

Data Nasional
Data Jawa Timur
Eror
  • JHTMLBehavior::caption not supported.
  • JFolder::create: Could not create directory
  • JFolder::create: Could not create directory
  • JFolder::create: Could not create directory
  • JHTML::date not supported.
  • JHTML::date not supported.
  • JHTML::date not supported.
  • JHTML::date not supported.
  • JHTML::date not supported.
  • JHTMLIcon::email not supported.
  • JHTMLIcon::print_popup not supported.
  • JHTMLIcon::pdf not supported.
  • JHTMLBehavior::mootools not supported.

Sapi perah lokal minim, pasokan susu segar masih andalkan impor

There are no translations available.

Sapi perah lokal minim, pasokan susu segar masih andalkan impor

Asosiasi Industri Pengolahan Susu (AIPS) meminta pemerintah meningkatkan jumlah sapi perah di Indonesia. Sebab, industri sapi perah saat ini belum mampu memenuhi kebutuhan industri pengolahan akan susu segar.

Per tahun, industri pengolahan membutuhkan 3,8 juta ton susu segar. Sementara, peternakan sapi perah nasional hanya mampu memenuhi sekitar 20 persen atau 690 ribu ton susu segar. Sebanyak 75 persen sisanya terpaksa harus impor.

"Selama ini 80 persen pasokan susu segar tergantung impor, sementara pasokan dari dalam negeri hanya memenuhi 20 persen-25 persen dari seluruh kebutuhan pengolah susu yang ada," kata Direktur Eksekutif AIPS Yulita Basri di Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Jakarta, Senin (12/1).

Dia mengatakan industri pengolahan susu tumbuh rata-rata sepuluh persen per tahun. Namun, itu tak bisa diimbangi dengan penambahan jumlah sapi perah nasional.

"Saat ini ada sekitar 44 perusahaan susu skala besar dan menengah membutuhkan pasokan susu segar 3,8 juta ton per tahun."

Di lain sisi, lanjutnya, populasi sapi perah sekitar 600 ribu ekor dan hanya setengahnya siap produksi. Dari setengah itu, hanya 40 persen saja mampu produksi. "Karena ada yang sakit, tua. Jadi hanya 120 ribu ekor saja yang efektif berproduksi," jelas dia.

Atas dasar itu, dia meminta pemerintah menggenjot industri sapi perah.

www.merdeka.com